Sabtu, 15 Agustus 2009

Kamu Adalah Secangkir Kopi Tawar Panas

Masih terlihat uap panas di secangkir kopi tawarku..
Entah..gimana rasanya secangkir kopi tawar panas ini
Sudah panas..kopi..tawar pula..
Belum setegukpun kopi ini ku minum
Dari tadi hanya ku aduk-aduk..aroma kopinya menyengat hidungku
mungkin lebih baik kutinggalkan saja secangkir kopi tawar ini daripada jantungku terus berdegup tak menentu..
Selamat tinggal secangkir kopi tawarku..